Persyaratan Sertifikasi ISO 22000:2018 dan Dokumen yang Harus Disiapkan

Persyaratan Sertifikasi ISO 22000:2018 dan Dokumen yang Harus Disiapkan

persyaratan sertifikasi ISO 22000, dokumen ISO 22000, ISO 22000:2018, sertifikasi keamanan pangan, audit ISO 22000, HACCP

24 Jul 2026 | 177 views



Persyaratan Sertifikasi ISO 22000:2018 dan Dokumen yang Harus Disiapkan

Perusahaan yang bergerak di bidang makanan, minuman, pengolahan pangan, katering, maupun distribusi produk pangan perlu memastikan keamanan produk melalui sistem pengendalian yang terstruktur. Salah satu standar yang dapat digunakan adalah ISO 22000:2018, yaitu standar internasional untuk Sistem Manajemen Keamanan Pangan (Food Safety Management System).

Sebelum mengajukan sertifikasi, perusahaan perlu mempersiapkan organisasi, personel, proses operasional, dan dokumentasi yang sesuai dengan persyaratan standar. Dengan persiapan yang tepat, perusahaan dapat mengevaluasi kesiapannya sebelum menjalani audit sertifikasi.

Apa Saja Persyaratan Sertifikasi ISO 22000:2018?

Persyaratan ISO 22000:2018 mencakup pengelolaan sistem keamanan pangan secara menyeluruh, mulai dari kepemimpinan, perencanaan, pengendalian bahaya, evaluasi kinerja, hingga perbaikan berkelanjutan.

Berikut beberapa aspek penting yang perlu dipersiapkan perusahaan.

1. Komitmen Manajemen dan Struktur Organisasi

Manajemen perlu menunjukkan komitmen terhadap keamanan pangan melalui penetapan kebijakan, pembagian tanggung jawab, penyediaan sumber daya, serta pengawasan terhadap penerapan sistem.

Perusahaan juga perlu menentukan peran personel yang bertanggung jawab atas aktivitas terkait keamanan pangan. Dukungan manajemen penting agar prosedur yang telah disusun benar-benar diterapkan dalam kegiatan operasional.

2. Kompetensi Personel dan Tim Keamanan Pangan

Karyawan harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Perusahaan perlu mengidentifikasi kebutuhan pelatihan, memberikan pembekalan yang relevan, dan mengevaluasi efektivitasnya.

Personel yang terlibat dalam analisis bahaya serta pengendalian keamanan pangan harus memiliki kompetensi yang sesuai. Pelatihan dan pengalaman dapat menjadi bagian dari bukti kompetensi tersebut.

3. Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Keamanan Pangan

Perusahaan perlu mengidentifikasi potensi bahaya biologis, kimia, dan fisik yang dapat memengaruhi keamanan produk pangan. Selanjutnya, bahaya tersebut dianalisis untuk menentukan tindakan pengendalian yang sesuai.

Sistem juga mencakup program prasyarat atau Prerequisite Program (PRP), serta penetapan pengendalian operasional yang relevan, termasuk OPRP dan CCP jika diperlukan berdasarkan hasil analisis bahaya.

4. Penerapan Sistem dalam Operasional

Persyaratan sertifikasi tidak cukup dipenuhi hanya dengan membuat dokumen. Perusahaan harus menjalankan sistem sesuai kondisi operasionalnya, termasuk pemantauan proses, pengendalian ketidaksesuaian, ketertelusuran produk, serta penanganan situasi darurat yang berkaitan dengan keamanan pangan.

Untuk memahami penerapan sistem secara lebih terperinci, baca artikel Implementasi ISO 22000:2018: Tahapan, Kendala, dan Contoh Penerapannya.

Dokumen yang Perlu Disiapkan untuk Sertifikasi

Dokumentasi berfungsi sebagai pedoman kerja sekaligus bukti bahwa sistem keamanan pangan direncanakan, diterapkan, dan dievaluasi. Jenis dokumen yang dibutuhkan bergantung pada proses bisnis, risiko, serta kebutuhan sistem perusahaan.

Beberapa contoh dokumentasi dan rekaman yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Kebijakan dan sasaran keamanan pangan.

  • Ruang lingkup Sistem Manajemen Keamanan Pangan.

  • Analisis bahaya dan rencana pengendalian bahaya.

  • Prosedur operasional dan program prasyarat yang relevan.

  • Rekaman pemantauan proses dan pengendalian keamanan pangan.

  • Bukti kompetensi serta pelatihan personel.

  • Hasil audit internal dan tinjauan manajemen.

  • Rekaman ketidaksesuaian serta tindakan koreksi dan perbaikan.

Perlu dipahami bahwa tidak semua organisasi harus menggunakan format dokumen yang sama. Dokumentasi harus sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan standar yang berlaku.

Untuk melihat pembahasan dokumen secara lebih terperinci, silakan baca Daftar Dokumen ISO 22000:2018 yang Wajib Disiapkan untuk Audit Sertifikasi.

Bagaimana Tahapan Persiapan Sertifikasi ISO 22000?

Setelah memahami persyaratan, perusahaan dapat memulai persiapan melalui tahapan berikut.

1. Evaluasi kesiapan perusahaan

Tinjau proses yang sudah berjalan untuk mengetahui kesenjangan antara kondisi perusahaan dan persyaratan ISO 22000:2018.

2. Penyusunan dan penyesuaian sistem

Siapkan kebijakan, dokumentasi, analisis bahaya, serta mekanisme pengendalian yang sesuai dengan ruang lingkup perusahaan.

3. Penerapan dan evaluasi internal

Jalankan sistem dalam operasional, kumpulkan bukti penerapan, lakukan audit internal, dan tindak lanjuti ketidaksesuaian yang ditemukan.

4. Persiapan audit sertifikasi

Setelah sistem dinilai siap, perusahaan dapat mengajukan proses audit kepada lembaga sertifikasi. Sertifikat diterbitkan apabila persyaratan sertifikasi telah dipenuhi sesuai hasil penilaian.

Baca juga panduan Tahapan Sertifikasi ISO 22000:2018 dari Persiapan hingga Audit untuk memahami proses tersebut secara lebih lengkap.

Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Mempersiapkan Sertifikasi

Beberapa kendala dapat muncul ketika perusahaan mempersiapkan sertifikasi, misalnya dokumen tidak sesuai dengan aktivitas sebenarnya, personel belum memahami tanggung jawabnya, atau rekaman pemantauan belum tersedia secara konsisten.

Untuk mengurangi risiko tersebut, perusahaan sebaiknya melibatkan manajemen dan karyawan sejak awal, memastikan dokumen sesuai dengan pelaksanaan operasional, serta melakukan evaluasi internal sebelum audit sertifikasi.

Pendampingan konsultan dapat membantu perusahaan mengidentifikasi kebutuhan perbaikan dan menyusun langkah persiapan yang lebih terarah.

FAQ Persyaratan Sertifikasi ISO 22000:2018

1. Apakah semua perusahaan makanan wajib memiliki ISO 22000:2018?

Tidak semua perusahaan makanan otomatis diwajibkan memiliki sertifikasi ISO 22000:2018. Kebutuhannya bergantung pada ketentuan yang berlaku, karakteristik usaha, serta persyaratan pelanggan atau mitra bisnis.

2. Apakah perusahaan kecil bisa mengajukan sertifikasi ISO 22000?

Bisa. Standar ini dapat diterapkan pada organisasi berbagai ukuran selama ruang lingkup dan persyaratan yang relevan dipenuhi.

3. Apakah perusahaan harus memiliki dokumen HACCP?

Perusahaan harus melakukan analisis bahaya dan menetapkan pengendalian yang sesuai dengan ISO 22000:2018. Bentuk dokumentasi dan rencana pengendaliannya perlu disesuaikan dengan hasil analisis bahaya serta persyaratan standar.

4. Apakah dokumen saja cukup untuk mendapatkan sertifikat ISO 22000?

Tidak. Perusahaan perlu membuktikan bahwa sistem telah diterapkan dan berjalan sesuai persyaratan. Penilaian dilakukan melalui proses audit oleh lembaga sertifikasi.

5. Apakah konsultan dapat membantu mempersiapkan persyaratan ISO 22000?

Ya. Konsultan dapat membantu mengevaluasi kesiapan, menyusun dokumentasi, mendampingi penerapan sistem, dan mempersiapkan perusahaan menghadapi audit. Keputusan penerbitan sertifikat tetap menjadi kewenangan lembaga sertifikasi.

Konsultasikan Persiapan ISO 22000 Bersama CPS Consulting

Perusahaan yang ingin mempersiapkan sertifikasi ISO 22000:2018 dapat memulai dengan mengevaluasi kondisi sistem keamanan pangan yang sudah berjalan.

CPS Consulting menyediakan layanan konsultasi dan pendampingan untuk membantu perusahaan memahami kebutuhan persiapan, dokumentasi, serta tahapan sertifikasi sesuai ruang lingkup usahanya.

Hubungi kami melalui WhatsApp untuk mendiskusikan kebutuhan perusahaan dan memperoleh informasi mengenai layanan pendampingan ISO 22000.

WhatsApp CPS Consulting: 087788100016

CPS AI Avatar

CPS Consulting

CPS AI Assistant

Chat Tim Kami Yuk..