Syarat Pendirian Yayasan: Dokumen, Ketentuan, dan Proses Pengurusannya

Syarat Pendirian Yayasan: Dokumen, Ketentuan, dan Proses Pengurusannya

syarat pendirian yayasan, dokumen yayasan, pendirian yayasan, legalitas yayasan, akta yayasan, proses pendirian yayasan, NPWP yayasan, NIB yayasan

27 Aug 2026 | 16 views



Syarat Pendirian Yayasan: Dokumen, Ketentuan, dan Proses Pengurusannya

Mendirikan yayasan membutuhkan persiapan yang matang agar seluruh proses legalitas dapat berjalan dengan baik. Berbeda dengan PT atau CV yang umumnya didirikan untuk menjalankan kegiatan usaha, yayasan memiliki tujuan khusus di bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan.

Karena itu, masyarakat yang ingin mendirikan yayasan perlu memahami syarat pendirian yayasan, dokumen yang harus disiapkan, struktur organisasi, proses pembuatan akta, pengesahan badan hukum, hingga administrasi dan perizinan yang mungkin diperlukan.

Kesalahan dalam menentukan tujuan, kegiatan, struktur organisasi, maupun data pendiri dapat membuat proses pendirian menjadi lebih rumit. Terlebih jika setelah yayasan berdiri terdapat kegiatan yang membutuhkan perizinan tambahan.

Artikel ini membahas secara lengkap syarat pendirian yayasan, dokumen yang perlu disiapkan, ketentuan yang harus diperhatikan, serta tahapan pengurusannya agar calon pendiri memiliki gambaran yang jelas sebelum memulai proses.


Apa Itu Yayasan?

Yayasan merupakan badan hukum yang terdiri atas kekayaan yang dipisahkan dan diperuntukkan untuk mencapai tujuan tertentu di bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan.

Yayasan tidak memiliki anggota seperti perkumpulan. Dalam menjalankan organisasi, yayasan memiliki tiga organ utama, yaitu:

  • Pembina

  • Pengurus

  • Pengawas

Masing-masing memiliki fungsi dan kewenangan yang berbeda.

Karakteristik tersebut membuat pendirian yayasan berbeda dengan pendirian PT maupun CV. Oleh karena itu, bentuk organisasi ini sebaiknya dipilih apabila tujuan pendiriannya memang sesuai dengan karakteristik yayasan.


Syarat Pendirian Yayasan

Sebelum membuat yayasan, calon pendiri perlu menyiapkan beberapa hal penting.

1. Menentukan Nama Yayasan

Nama merupakan identitas resmi yayasan yang akan digunakan dalam dokumen pendirian dan administrasi lainnya.

Calon pendiri perlu menentukan nama yang sesuai dan melakukan pemeriksaan sebelum digunakan.

Sebaiknya siapkan beberapa alternatif nama untuk mengantisipasi apabila nama yang dipilih tidak dapat digunakan.

Nama yayasan juga sebaiknya dibuat dengan mempertimbangkan tujuan dan karakter organisasi agar mudah dikenali oleh masyarakat.

2. Menentukan Maksud dan Tujuan Yayasan

Salah satu syarat terpenting adalah menentukan maksud dan tujuan yayasan.

Tujuan tersebut harus sesuai dengan bidang yang menjadi karakteristik yayasan, yaitu:

  • Sosial.

  • Keagamaan.

  • Kemanusiaan.

Tujuan perlu dirumuskan secara jelas karena akan menjadi dasar dalam menentukan kegiatan yayasan.

Misalnya yayasan dapat memiliki tujuan yang berkaitan dengan pendidikan, bantuan sosial, pelayanan masyarakat, kegiatan keagamaan, kesehatan, kemanusiaan, atau bidang lain yang sesuai dengan ketentuan.

3. Menentukan Kegiatan Yayasan

Selain tujuan, calon pendiri juga perlu menentukan kegiatan yang akan dilakukan.

Contohnya:

  • Menyelenggarakan kegiatan pendidikan.

  • Memberikan bantuan kepada masyarakat.

  • Menyelenggarakan kegiatan sosial.

  • Menjalankan program kemanusiaan.

  • Menyelenggarakan kegiatan keagamaan.

  • Memberikan pelayanan sosial tertentu.

Kegiatan tersebut sebaiknya disusun secara realistis dan sesuai dengan tujuan yayasan.

4. Menentukan Struktur Organ Yayasan

Yayasan memiliki tiga organ utama.

Pembina

Pembina merupakan organ yayasan yang memiliki kewenangan tertentu sesuai dengan peraturan dan anggaran dasar yayasan.

Pengurus

Pengurus bertanggung jawab dalam pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan yayasan.

Pengawas

Pengawas menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan yayasan.

Calon pendiri perlu menentukan siapa saja yang akan mengisi masing-masing posisi tersebut.

5. Menyiapkan Kekayaan Awal

Yayasan memiliki kekayaan yang dipisahkan dari kekayaan pribadi pendiri.

Karena itu, calon pendiri perlu menyiapkan kekayaan awal sesuai ketentuan yang berlaku.

Kekayaan tersebut perlu dicantumkan dalam dokumen pendirian yayasan.

6. Menentukan Alamat Yayasan

Alamat atau kedudukan yayasan juga perlu ditentukan sejak awal.

Alamat tersebut akan digunakan dalam dokumen pendirian dan berbagai administrasi organisasi.

Pastikan alamat yang digunakan jelas dan dapat digunakan untuk kebutuhan administrasi yayasan.


Dokumen yang Perlu Disiapkan

Dokumen yang diperlukan dapat berbeda tergantung kondisi dan kebutuhan masing-masing yayasan. Namun, secara umum calon pendiri perlu menyiapkan beberapa informasi berikut:

Dokumen dan Data Pendiri
  • Identitas pendiri.

  • Data Pembina.

  • Data Pengurus.

  • Data Pengawas.

  • Alamat.

  • Kontak yang dapat dihubungi.

Data Yayasan
  • Nama yayasan.

  • Alamat yayasan.

  • Maksud dan tujuan.

  • Kegiatan yayasan.

  • Informasi kekayaan awal.

  • Struktur organisasi.

Data tersebut menjadi bahan dalam proses penyusunan Akta Pendirian.

Penting: seluruh data sebaiknya diperiksa sebelum proses dimulai. Kesalahan nama, nomor identitas, alamat, atau jabatan dapat menyebabkan dokumen perlu diperbaiki.


Akta Pendirian Yayasan

Salah satu dokumen utama dalam proses pendirian adalah Akta Pendirian Yayasan.

Akta dibuat melalui notaris berdasarkan data dan kesepakatan para pihak.

Secara umum, akta memuat informasi seperti:

  • Nama yayasan.

  • Tempat dan kedudukan.

  • Maksud dan tujuan.

  • Kegiatan yayasan.

  • Kekayaan awal.

  • Struktur Pembina.

  • Struktur Pengurus.

  • Struktur Pengawas.

  • Ketentuan pengelolaan yayasan.

  • Ketentuan lain yang diperlukan.

Karena akta menjadi dasar penting bagi legalitas yayasan, calon pendiri sebaiknya memeriksa draft dengan teliti sebelum proses dilanjutkan.


Proses Pendirian Yayasan

Secara umum, proses pendirian yayasan dapat dilakukan melalui beberapa tahapan.

Tahap 1: Menentukan Tujuan Yayasan

Tentukan terlebih dahulu alasan dan tujuan yayasan didirikan.

Pastikan tujuan tersebut sesuai dengan karakteristik yayasan.

Tahap 2: Menentukan Kegiatan

Jabarkan program atau kegiatan yang akan dilakukan.

Tujuan dan kegiatan harus saling berhubungan sehingga struktur organisasi dan legalitas dapat disusun dengan tepat.

Tahap 3: Menentukan Nama Yayasan

Siapkan nama yayasan dan lakukan pemeriksaan sesuai mekanisme yang berlaku.

Sebaiknya tersedia nama alternatif apabila nama pertama tidak dapat digunakan.

Tahap 4: Menentukan Pembina, Pengurus, dan Pengawas

Tentukan pihak yang akan mengisi masing-masing organ yayasan.

Pastikan para pihak memahami posisi, fungsi, serta kewenangannya.

Tahap 5: Menyiapkan Kekayaan Awal

Siapkan kekayaan yang akan dipisahkan untuk yayasan sesuai ketentuan yang berlaku.

Tahap 6: Menyiapkan Dokumen

Kumpulkan identitas dan informasi lain yang diperlukan untuk proses pembuatan akta.

Tahap 7: Pembuatan Akta

Notaris menyusun Akta Pendirian berdasarkan informasi dan kesepakatan para pihak.

Sebelum ditandatangani, seluruh informasi perlu diperiksa kembali.

Tahap 8: Pengesahan Badan Hukum

Setelah akta dibuat, proses dilanjutkan dengan pengajuan pengesahan badan hukum sesuai mekanisme yang berlaku.

Tahap ini penting karena status badan hukum yayasan berkaitan dengan proses pengesahan tersebut.

Tahap 9: Mengurus Administrasi Pendukung

Setelah yayasan memperoleh pengesahan, calon pengelola perlu memperhatikan administrasi pendukung seperti perpajakan dan kebutuhan perizinan sesuai aktivitas yayasan.

Jika yayasan memiliki kegiatan yang memerlukan perizinan berusaha, kebutuhan NIB OSS dan KBLI juga perlu diperiksa.


Apakah Yayasan Wajib Memiliki NIB?

Pertanyaan ini cukup sering muncul ketika masyarakat ingin mendirikan yayasan.

Jawabannya adalah tidak semua yayasan otomatis membutuhkan NIB.

NIB berkaitan dengan perizinan berusaha. Oleh sebab itu, kebutuhan NIB perlu dilihat berdasarkan kegiatan yang dijalankan oleh yayasan.

Apabila yayasan melakukan kegiatan tertentu yang masuk dalam aktivitas yang membutuhkan perizinan berusaha melalui OSS, maka kebutuhan NIB perlu diperiksa.

Jadi, jangan menganggap bahwa semua yayasan wajib memiliki NIB ataupun sebaliknya bahwa yayasan tidak dapat memiliki NIB.

Penentuannya bergantung pada kegiatan dan ketentuan perizinan yang berlaku.


Apakah Yayasan Memerlukan KBLI?

KBLI atau Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia digunakan untuk mengklasifikasikan kegiatan ekonomi.

Jika yayasan memiliki kegiatan yang membutuhkan pencatatan atau perizinan berusaha melalui OSS, maka KBLI yang digunakan perlu disesuaikan dengan kegiatan tersebut.

Pemilihan KBLI sebaiknya dilakukan secara hati-hati. Jangan hanya memilih kode berdasarkan nama kegiatan yang terlihat mirip.

Perhatikan ruang lingkup dan deskripsi kegiatan agar sesuai dengan aktivitas yang benar-benar dilakukan.


Apakah Yayasan Boleh Menjalankan Kegiatan Usaha?

Yayasan bukan badan usaha yang didirikan untuk membagikan keuntungan kepada pendiri.

Namun, dalam kondisi tertentu yayasan dapat memiliki atau menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan batas dan mekanisme yang diperbolehkan oleh peraturan perundang-undangan.

Jika tujuan utama organisasi adalah menjalankan bisnis komersial untuk memperoleh keuntungan bagi pemilik, maka PT atau CV dapat menjadi bentuk usaha yang lebih relevan untuk dipertimbangkan.

Dengan kata lain, jangan mendirikan yayasan hanya karena menganggap prosesnya sebagai alternatif untuk menjalankan bisnis komersial.


Perkiraan Biaya Pendirian Yayasan

Biaya pendirian yayasan tidak selalu sama untuk setiap kasus.

Beberapa komponen yang dapat memengaruhi biaya antara lain:

1. Biaya Notaris

Biaya pembuatan akta dapat berbeda berdasarkan notaris, lokasi, dan kompleksitas pendirian.

2. Administrasi Pendirian

Terdapat biaya yang berkaitan dengan proses administrasi dan pengesahan badan hukum sesuai kebutuhan.

3. Administrasi Perpajakan

Apabila terdapat layanan pendampingan dalam pengurusan administrasi perpajakan, komponen biaya perlu diperhitungkan.

4. Perizinan Kegiatan

Kegiatan tertentu dapat membutuhkan izin atau pemenuhan persyaratan tambahan.

5. Jasa Konsultan

Jika menggunakan jasa konsultan legalitas, biaya akan bergantung pada cakupan layanan yang diberikan.

Karena itu, calon pendiri sebaiknya meminta rincian biaya secara jelas sebelum menggunakan layanan pendirian yayasan.


Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mendirikan Yayasan

Agar proses pendirian berjalan lebih lancar, perhatikan beberapa hal berikut.

Pastikan tujuan sesuai

Yayasan harus memiliki tujuan yang sesuai dengan bidang sosial, keagamaan, atau kemanusiaan.

Tentukan struktur dengan jelas

Pastikan Pembina, Pengurus, dan Pengawas telah ditentukan.

Periksa Identitas

Semua data harus sesuai dengan dokumen resmi.

Susun kegiatan dengan jelas

Kegiatan harus mendukung tujuan yayasan.

Perhatikan kekayaan awal

Kekayaan yayasan perlu dipisahkan dari kekayaan pribadi pendiri.

Periksa kebutuhan perizinan

Kegiatan tertentu mungkin membutuhkan izin tambahan.

Jangan hanya fokus pada akta

Legalitas yayasan tidak berhenti setelah Akta Pendirian selesai dibuat.


Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Pendirian Yayasan

Beberapa kesalahan yang sering ditemukan antara lain:

  1. Tidak menentukan tujuan yayasan secara jelas.

  2. Kegiatan yayasan tidak sesuai dengan tujuan.

  3. Data Pembina, Pengurus, atau Pengawas tidak sesuai.

  4. Tidak memahami perbedaan kewenangan setiap organ.

  5. Tidak menyiapkan kekayaan awal dengan baik.

  6. Menganggap akta sudah sama dengan seluruh legalitas.

  7. Tidak memeriksa kebutuhan perizinan kegiatan.

  8. Salah menentukan KBLI apabila kegiatan membutuhkan pencatatan melalui OSS.

  9. Tidak memperbarui data setelah terjadi perubahan organisasi.

  10. Menggunakan yayasan untuk tujuan bisnis komersial yang tidak sesuai dengan karakteristik yayasan.


Checklist Syarat Pendirian Yayasan

Sebelum memulai proses, calon pendiri dapat menggunakan checklist berikut:

☑ Menentukan nama yayasan.
☑ Menentukan tujuan yayasan.
☑ Menentukan kegiatan yayasan.
☑ Menentukan alamat yayasan.
☑ Menentukan Pembina.
☑ Menentukan Pengurus.
☑ Menentukan Pengawas.
☑ Menyiapkan kekayaan awal.
☑ Menyiapkan identitas para pihak.
☑ Menyiapkan data pendukung.
☑ Membuat Akta Pendirian.
☑ Mengurus pengesahan badan hukum.
☑ Mengurus administrasi perpajakan.
☑ Memeriksa kebutuhan NIB dan KBLI.
☑ Memenuhi perizinan sesuai kegiatan.


BACA JUGA

  • Legalitas Yayasan: Dokumen, Ketentuan, dan Hal yang Wajib Dimiliki
  • Pendirian Yayasan: Syarat, Proses, Biaya, dan Dokumen yang Perlu Disiapkan
  • Akta Pendirian Yayasan: Fungsi, Isi, Proses Pembuatan, dan Legalitasnya
  • Biaya Pendirian Yayasan: Komponen Biaya dan Hal yang Perlu Dipersiapkan
  • Jenis-Jenis Yayasan: Sosial, Keagamaan, Kemanusiaan, dan Bidang Kegiatannya
  • Perubahan Data Yayasan: Prosedur dan Dokumen yang Perlu Disiapkan
  • Perbedaan Yayasan, PT, dan CV: Pilih Bentuk Organisasi Sesuai Kebutuhan
  • NIB Yayasan: Apakah Yayasan Wajib Memiliki NIB?

FAQ

Apa saja syarat utama pendirian yayasan?

Secara umum, calon pendiri perlu menyiapkan nama, tujuan dan kegiatan yayasan, struktur Pembina, Pengurus dan Pengawas, alamat, kekayaan awal, serta identitas dan dokumen pendukung lainnya.

Apakah pendirian yayasan harus melalui notaris?

Ya. Pendirian yayasan dilakukan melalui akta notaris dan kemudian diproses untuk memperoleh pengesahan badan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Siapa saja yang menjadi organ yayasan?

Yayasan memiliki tiga organ utama, yaitu Pembina, Pengurus, dan Pengawas. Masing-masing memiliki fungsi dan kewenangan yang berbeda.

Apakah yayasan wajib memiliki NIB?

Tidak semua yayasan otomatis wajib memiliki NIB. Kebutuhan NIB bergantung pada kegiatan yang dilakukan dan apakah kegiatan tersebut membutuhkan perizinan berusaha melalui OSS.

Apakah yayasan membutuhkan NPWP?

Yayasan perlu memperhatikan administrasi perpajakan dan NPWP sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Berapa biaya pendirian yayasan?

Biaya dapat berbeda berdasarkan notaris, lokasi, kompleksitas pendirian, administrasi, kebutuhan perizinan, dan jasa pendampingan yang digunakan.

Berapa lama proses pendirian yayasan?

Waktu proses dapat berbeda-beda tergantung kelengkapan data dan dokumen, proses pembuatan akta, pengesahan badan hukum, serta administrasi lain yang diperlukan.

Apakah yayasan boleh menjalankan usaha?

Yayasan dapat memiliki atau menjalankan kegiatan usaha dalam batas yang diperbolehkan oleh peraturan perundang-undangan. Namun, yayasan bukan badan usaha yang tujuan utamanya membagikan keuntungan kepada pendiri.

Apakah data yayasan dapat diubah setelah berdiri?

Ya. Perubahan tertentu dapat dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku. Jika perubahan berkaitan dengan informasi dalam akta atau struktur organisasi, perlu diperiksa apakah diperlukan akta perubahan dan penyesuaian administrasi lainnya.


Ringkasan

Syarat pendirian yayasan pada dasarnya mencakup persiapan nama, tujuan dan kegiatan, struktur Pembina, Pengurus dan Pengawas, alamat, kekayaan awal, serta dokumen identitas dan informasi pendukung.

Proses pendirian umumnya dimulai dari menentukan tujuan dan kegiatan, menyiapkan struktur organisasi, membuat Akta Pendirian melalui notaris, kemudian mengurus pengesahan badan hukum dan administrasi pendukung.

Setelah yayasan berdiri, pengelola juga perlu memperhatikan administrasi perpajakan serta kebutuhan NIB, KBLI, dan perizinan tertentu apabila kegiatan yayasan memang memerlukannya.

Hal terpenting adalah memastikan tujuan dan kegiatan yayasan sesuai dengan karakteristiknya serta seluruh data legalitas dibuat secara konsisten.

Dengan persiapan yang baik, proses pendirian yayasan dapat dilakukan secara lebih terarah dan mengurangi risiko kesalahan administratif.


CTA: Konsultasikan Pendirian Yayasan Bersama CPS Consulting

Masih bingung mengenai syarat pendirian yayasan, dokumen yang harus disiapkan, pembuatan Akta, struktur Pembina-Pengurus-Pengawas, pengesahan badan hukum, NPWP, NIB, atau kebutuhan perizinan lainnya?

CPS Consulting siap membantu Anda mempersiapkan legalitas yayasan secara profesional, mulai dari konsultasi awal, persiapan dokumen, pendampingan pembuatan akta, hingga membantu mengurus kebutuhan administrasi dan perizinan sesuai kegiatan yayasan.

Dengan pendampingan yang tepat, Anda dapat lebih fokus mempersiapkan program dan kegiatan yayasan tanpa harus menghadapi proses administrasi seorang diri.

📱 Konsultasikan kebutuhan pendirian yayasan Anda melalui WhatsApp: 087788100016

CPS Consulting — Pendampingan Profesional untuk Pendirian Yayasan dan Legalitas Organisasi Anda.

CPS AI Avatar

CPS Consulting

CPS AI Assistant

Chat Tim Kami Yuk..