Pendirian Yayasan: Syarat, Proses, Biaya, dan Dokumen yang Perlu Disiapkan

Pendirian Yayasan: Syarat, Proses, Biaya, dan Dokumen yang Perlu Disiapkan

pendirian yayasan, syarat pendirian yayasan, biaya pendirian yayasan, dokumen yayasan, akta yayasan, legalitas yayasan, NPWP yayasan, NIB yayasan

27 Aug 2026 | 34 views



Pendirian Yayasan: Syarat, Proses, Biaya, dan Dokumen yang Perlu Disiapkan

Mendirikan yayasan membutuhkan persiapan yang berbeda dibandingkan mendirikan PT atau CV. Yayasan memiliki tujuan dan karakteristik khusus, terutama karena didirikan untuk mencapai tujuan di bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan. Oleh sebab itu, proses pendiriannya perlu memperhatikan tujuan organisasi, struktur organ yayasan, kekayaan awal, dokumen pendirian, hingga pengesahan badan hukum.

Bagi masyarakat, lembaga pendidikan, komunitas sosial, organisasi keagamaan, maupun pihak yang ingin membangun lembaga kemanusiaan, memahami syarat pendirian yayasan sejak awal akan membantu proses legalitas berjalan lebih terarah.

Selain Akta Pendirian, yayasan juga perlu memperhatikan administrasi perpajakan dan perizinan tertentu sesuai dengan kegiatan yang dijalankan. Jika yayasan memiliki kegiatan yang masuk dalam perizinan berusaha, kebutuhan NIB OSS dan KBLI juga perlu diperiksa.

Artikel ini membahas secara lengkap syarat pendirian yayasan, proses pembuatan, biaya yang perlu disiapkan, dokumen yang dibutuhkan, serta hal-hal penting yang perlu diperhatikan sebelum dan setelah yayasan berdiri.


Apa Itu Yayasan?

Yayasan merupakan badan hukum yang terdiri atas kekayaan yang dipisahkan dan diperuntukkan untuk mencapai tujuan tertentu di bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan.

Yayasan tidak mempunyai anggota seperti organisasi berbentuk perkumpulan. Dalam pengelolaannya, yayasan memiliki organ yang terdiri atas:

  • Pembina.

  • Pengurus.

  • Pengawas.

Karakteristik tersebut membuat yayasan berbeda dengan PT maupun CV.

PT pada dasarnya merupakan badan hukum yang memiliki modal dan saham, sedangkan CV merupakan persekutuan usaha. Sementara itu, yayasan memiliki orientasi utama pada tujuan sosial, keagamaan, atau kemanusiaan.

Karena itu, sebelum mendirikan yayasan, calon pendiri perlu memastikan bahwa tujuan dan kegiatan organisasi memang sesuai dengan karakteristik yayasan.


Syarat Pendirian Yayasan

Sebelum masuk ke proses pembuatan akta, terdapat beberapa hal yang perlu dipersiapkan.

1. Menentukan Nama Yayasan

Nama merupakan identitas utama organisasi.

Calon pendiri perlu menyiapkan nama yang sesuai dan melakukan pemeriksaan sebelum digunakan dalam dokumen pendirian.

Sebaiknya siapkan beberapa alternatif nama untuk mengantisipasi apabila nama yang diinginkan tidak dapat digunakan.

2. Menentukan Tujuan Yayasan

Tujuan yayasan harus sesuai dengan bidang yang diperbolehkan, yaitu:

  • Sosial.

  • Keagamaan.

  • Kemanusiaan.

Tujuan tersebut perlu dirumuskan dengan jelas karena akan menjadi dasar dalam menentukan kegiatan organisasi.

Contohnya yayasan dapat memiliki kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan, bantuan sosial, pelayanan kemanusiaan, kegiatan keagamaan, maupun aktivitas lain yang sesuai dengan tujuan yayasan.

3. Menentukan Kegiatan Yayasan

Setelah tujuan ditentukan, calon pendiri perlu menjabarkan kegiatan yang akan dilakukan.

Misalnya:

  • Menyelenggarakan pendidikan.

  • Memberikan bantuan sosial.

  • Menjalankan kegiatan keagamaan.

  • Menyelenggarakan program kemanusiaan.

  • Menjalankan kegiatan sosial masyarakat.

Kegiatan perlu disusun secara realistis dan sesuai dengan tujuan yayasan.

4. Menentukan Organ Yayasan

Struktur yayasan terdiri dari tiga organ utama:

Pembina

Pembina memiliki kewenangan sesuai dengan ketentuan peraturan dan anggaran dasar yayasan.

Pengurus

Pengurus bertanggung jawab terhadap pengelolaan dan operasional yayasan.

Pengawas

Pengawas menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan yayasan.

Calon pendiri perlu menentukan pihak yang akan mengisi masing-masing posisi tersebut.

5. Menyiapkan Kekayaan Awal

Yayasan memiliki kekayaan yang dipisahkan dari kekayaan pribadi pendiri.

Karena itu, calon pendiri perlu menyiapkan kekayaan awal sesuai ketentuan yang berlaku.

Besaran kekayaan awal perlu diperhatikan berdasarkan kondisi dan ketentuan pendirian yayasan.

6. Menentukan Alamat Yayasan

Alamat atau kedudukan yayasan perlu ditentukan dengan jelas.

Informasi ini nantinya digunakan dalam dokumen pendirian dan administrasi organisasi.


Dokumen yang Perlu Disiapkan

Dokumen pendirian dapat berbeda berdasarkan kondisi dan kebutuhan yayasan. Namun, secara umum beberapa informasi yang perlu dipersiapkan antara lain:

  • Identitas pendiri.

  • Identitas Pembina.

  • Identitas Pengurus.

  • Identitas Pengawas.

  • Nama yayasan.

  • Alamat yayasan.

  • Tujuan yayasan.

  • Kegiatan yayasan.

  • Informasi kekayaan awal.

  • Data pendukung lain yang diperlukan.

Sebelum dokumen diserahkan untuk proses pendirian, seluruh data sebaiknya diperiksa kembali.

Kesalahan penulisan nama, nomor identitas, alamat, maupun struktur organisasi dapat menyebabkan dokumen perlu diperbaiki.


Proses Pendirian Yayasan

Secara umum, proses pendirian yayasan dapat dilakukan melalui beberapa tahapan berikut.

Tahap 1: Menentukan Tujuan dan Kegiatan

Tentukan terlebih dahulu tujuan organisasi dan program yang akan dijalankan.

Pastikan semuanya sesuai dengan karakteristik yayasan.

Tahap 2: Menentukan Nama Yayasan

Nama dipersiapkan dan diperiksa sesuai prosedur yang berlaku.

Jika nama yang diinginkan tidak dapat digunakan, calon pendiri dapat menggunakan alternatif yang telah disiapkan.

Tahap 3: Menentukan Struktur Organisasi

Tentukan Pembina, Pengurus, dan Pengawas.

Pembagian kewenangan perlu dipahami agar tidak terjadi tumpang tindih dalam pengelolaan organisasi.

Tahap 4: Menyiapkan Kekayaan Awal

Calon pendiri menyiapkan kekayaan yang akan dipisahkan untuk yayasan.

Informasi tersebut kemudian dituangkan dalam dokumen pendirian.

Tahap 5: Menyiapkan Dokumen

Kumpulkan identitas dan dokumen pendukung yang diperlukan.

Pastikan semua data sudah benar dan sesuai.

Tahap 6: Pembuatan Akta Pendirian

Akta Pendirian Yayasan dibuat melalui notaris.

Akta tersebut memuat informasi dan ketentuan penting mengenai yayasan.

Tahap 7: Pengajuan Pengesahan Badan Hukum

Setelah akta dibuat, proses dilanjutkan dengan pengajuan pengesahan badan hukum sesuai mekanisme yang berlaku.

Tahap ini penting karena yayasan memperoleh status badan hukum melalui proses pengesahan tersebut.

Tahap 8: Mengurus Administrasi Pendukung

Setelah yayasan memperoleh pengesahan, administrasi dapat dilanjutkan sesuai kebutuhan, termasuk perpajakan dan perizinan.

Jika kegiatan yayasan membutuhkan perizinan berusaha, kebutuhan NIB OSS dan KBLI juga perlu diperiksa.


Biaya Pendirian Yayasan

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah berapa biaya mendirikan yayasan?

Tidak terdapat satu angka yang selalu sama untuk semua yayasan. Biaya dapat berbeda berdasarkan beberapa faktor.

1. Biaya Notaris

Biaya pembuatan akta dapat berbeda berdasarkan notaris, lokasi, serta kompleksitas dokumen yang dibuat.

2. Administrasi Pendirian

Terdapat kebutuhan administrasi yang berkaitan dengan proses pendirian dan pengesahan yayasan.

3. Administrasi Perpajakan

Jika terdapat kebutuhan pengurusan administrasi perpajakan, biaya dan prosesnya perlu diperhitungkan sesuai layanan yang digunakan.

4. Perizinan Kegiatan

Apabila yayasan menjalankan kegiatan tertentu yang membutuhkan izin atau pemenuhan persyaratan khusus, biaya tambahan dapat muncul.

5. Jasa Pendampingan

Jika menggunakan jasa konsultan legalitas, biaya dapat berbeda berdasarkan cakupan layanan.

Karena itu, calon pendiri sebaiknya meminta rincian biaya secara transparan sebelum memilih jasa pendirian yayasan.


Apakah Yayasan Wajib Memiliki NIB?

Tidak semua yayasan secara otomatis membutuhkan NIB.

NIB berkaitan dengan perizinan berusaha, sehingga kebutuhan NIB perlu dilihat dari kegiatan yang dijalankan.

Apabila yayasan menjalankan kegiatan yang termasuk dalam aktivitas usaha atau kegiatan tertentu yang memerlukan perizinan melalui OSS, maka kebutuhan NIB perlu diperiksa.

Jadi, jangan menganggap semua yayasan wajib memiliki NIB atau sebaliknya bahwa yayasan tidak mungkin memiliki NIB.

Penentuannya bergantung pada kegiatan dan perizinan yang dibutuhkan.


Apakah Yayasan Perlu KBLI?

KBLI merupakan klasifikasi kegiatan ekonomi.

Jika yayasan menjalankan kegiatan yang membutuhkan pencatatan atau perizinan berusaha melalui OSS, maka pemilihan KBLI perlu dilakukan sesuai aktivitas yang dijalankan.

KBLI sebaiknya tidak dipilih secara sembarangan karena dapat berkaitan dengan persyaratan perizinan.


Apakah Yayasan Boleh Menjalankan Usaha?

Yayasan bukan badan usaha yang didirikan untuk membagikan keuntungan kepada pendiri.

Namun, yayasan dapat memiliki atau menjalankan kegiatan usaha dalam batas dan mekanisme yang diperbolehkan oleh peraturan perundang-undangan.

Jika kegiatan utama yang ingin dijalankan adalah bisnis komersial dengan tujuan memperoleh keuntungan bagi pemilik, sebaiknya pertimbangkan bentuk usaha yang memang dirancang untuk kegiatan tersebut, seperti PT atau bentuk usaha lain yang sesuai.


Perbedaan Pendirian Yayasan dengan PT dan CV

Pemilihan bentuk organisasi sebaiknya disesuaikan dengan tujuan.

AspekYayasanPTCV
Tujuan utamaSosial, keagamaan, kemanusiaanKegiatan usahaKegiatan usaha
StatusBadan hukum setelah pengesahanBadan hukumBukan badan hukum
StrukturPembina, Pengurus, PengawasDireksi, Komisaris, Pemegang SahamSekutu aktif & komanditer
Kepemilikan sahamTidak adaAdaTidak menggunakan saham
Orientasi keuntunganBukan untuk dibagikan kepada pendiriUntuk kepentingan perusahaan/pemegang saham sesuai mekanismeBerdasarkan kesepakatan sekutu

Tabel tersebut memberikan gambaran umum. Untuk menentukan bentuk yang tepat, tetap perlu mempertimbangkan tujuan, kegiatan, struktur, dan rencana organisasi.


Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mendirikan Yayasan

Agar proses pendirian berjalan lebih lancar, perhatikan beberapa hal berikut.

Pastikan tujuan jelas

Tujuan harus sesuai dengan karakteristik yayasan.

Tentukan struktur organisasi

Pastikan Pembina, Pengurus, dan Pengawas telah ditentukan.

Periksa data

Pastikan seluruh identitas sesuai dokumen resmi.

Siapkan kekayaan awal

Kekayaan yang dipisahkan perlu disiapkan sesuai ketentuan.

Tentukan kegiatan

Buat daftar kegiatan yang akan dilakukan.

Periksa kebutuhan izin

Kegiatan tertentu dapat membutuhkan perizinan tambahan.

Jangan hanya fokus pada akta

Legalitas yayasan tidak berhenti pada pembuatan Akta Pendirian.


Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mendirikan Yayasan

Beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari antara lain:

  1. Tujuan yayasan tidak dirumuskan dengan jelas.

  2. Kegiatan tidak sesuai dengan tujuan yayasan.

  3. Data Pembina, Pengurus, atau Pengawas tidak sesuai.

  4. Tidak memahami peran masing-masing organ.

  5. Tidak menyiapkan kekayaan awal.

  6. Menganggap Akta Pendirian sudah cukup.

  7. Tidak memeriksa kebutuhan perizinan kegiatan.

  8. Menggunakan yayasan sebagai pengganti badan usaha untuk bisnis komersial.

Dengan melakukan persiapan sejak awal, berbagai kendala tersebut dapat diminimalkan.


BACA JUGA

  • Legalitas Yayasan: Dokumen, Ketentuan, dan Hal yang Wajib Dimiliki
  • Akta Pendirian Yayasan: Fungsi, Isi, Proses Pembuatan, dan Legalitasnya
  • Biaya Pendirian Yayasan: Komponen Biaya dan Hal yang Perlu Dipersiapkan
  • Jenis-Jenis Yayasan: Sosial, Keagamaan, Kemanusiaan, dan Bidang Kegiatannya
  • Perubahan Data Yayasan: Prosedur dan Dokumen yang Perlu Disiapkan
  • Yayasan vs PT vs CV: Perbedaan dan Cara Memilih Bentuk Organisasi
  • NIB Yayasan: Apakah Yayasan Wajib Memiliki NIB?
  • Cara Mengurus Legalitas Yayasan Secara Lengkap dan Profesional

FAQ

Berapa orang yang dibutuhkan untuk mendirikan yayasan?

Struktur yayasan terdiri atas Pembina, Pengurus, dan Pengawas. Persyaratan mengenai pihak yang dapat menduduki masing-masing organ perlu disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

Apakah pendirian yayasan harus menggunakan notaris?

Ya, proses pendirian yayasan dilakukan melalui akta notaris dan kemudian diproses untuk memperoleh pengesahan badan hukum.

Berapa biaya mendirikan yayasan?

Biaya tidak selalu sama. Besarnya dapat dipengaruhi oleh biaya notaris, administrasi, kompleksitas pendirian, perizinan kegiatan, dan jasa pendampingan apabila digunakan.

Apakah yayasan wajib memiliki NPWP?

Yayasan perlu memperhatikan administrasi perpajakan dan NPWP sesuai ketentuan yang berlaku.

Apakah yayasan wajib memiliki NIB?

Tidak semua yayasan otomatis wajib memiliki NIB. Kebutuhan NIB perlu dilihat berdasarkan kegiatan yang dijalankan dan apakah kegiatan tersebut memerlukan perizinan berusaha melalui OSS.

Apakah yayasan boleh memiliki kegiatan usaha?

Yayasan dapat memiliki atau menjalankan kegiatan usaha dalam batas yang diperbolehkan oleh peraturan perundang-undangan. Namun, yayasan tidak didirikan untuk membagikan keuntungan kepada pendiri.

Berapa lama proses pendirian yayasan?

Waktu proses dapat berbeda tergantung kelengkapan dokumen, penyusunan akta, proses pengesahan, serta administrasi dan perizinan lainnya.

Apakah data yayasan dapat diubah setelah didirikan?

Ya. Perubahan data tertentu dapat dilakukan melalui mekanisme yang berlaku. Jika perubahan menyangkut informasi dalam akta atau struktur organisasi, perlu diperiksa apakah diperlukan akta perubahan dan penyesuaian administrasi lainnya.


Ringkasan

Pendirian yayasan membutuhkan persiapan yang matang karena yayasan memiliki karakteristik dan tujuan yang berbeda dari PT maupun CV.

Syarat penting yang perlu disiapkan meliputi nama yayasan, tujuan dan kegiatan, struktur Pembina, Pengurus dan Pengawas, alamat, kekayaan awal, serta dokumen identitas dan pendukung lainnya.

Prosesnya secara umum dimulai dari penentuan tujuan dan kegiatan, pemilihan nama, pembentukan struktur organisasi, persiapan kekayaan awal, pembuatan Akta Pendirian melalui notaris, pengajuan pengesahan badan hukum, hingga pengurusan administrasi perpajakan dan perizinan sesuai kebutuhan.

Sementara itu, biaya pendirian yayasan tidak memiliki satu nominal yang berlaku untuk semua kondisi. Biaya dapat dipengaruhi oleh notaris, lokasi, kompleksitas pendirian, administrasi, kebutuhan perizinan, dan jasa pendampingan.

Hal terpenting adalah memastikan yayasan didirikan sesuai tujuan sosial, keagamaan, atau kemanusiaan serta memiliki administrasi yang tertata sejak awal.


CTA: Konsultasikan Pendirian Yayasan Bersama CPS Consulting

Ingin mendirikan yayasan tetapi masih bingung mengenai syarat, dokumen, Akta Pendirian, struktur Pembina-Pengurus-Pengawas, pengesahan badan hukum, NPWP, NIB, atau kebutuhan perizinan lainnya?

CPS Consulting siap membantu Anda mempersiapkan legalitas yayasan secara profesional, mulai dari konsultasi awal, persiapan dokumen, pendampingan pembuatan akta, hingga membantu memastikan administrasi dan kebutuhan perizinan yayasan sesuai dengan kegiatan yang akan dijalankan.

Dengan pendampingan yang tepat, Anda dapat menghindari kesalahan administratif dan mempersiapkan yayasan secara lebih terstruktur.

📱 Konsultasikan kebutuhan pendirian yayasan Anda melalui WhatsApp: 087788100016

CPS Consulting — Pendampingan Profesional untuk Pendirian Yayasan dan Legalitas Organisasi Anda.

CPS AI Avatar

CPS Consulting

CPS AI Assistant

Chat Tim Kami Yuk..